<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>email server &#8211; Blog D~NET Provider</title>
	<atom:link href="https://blog.dnetprovider.id/tag/email-server/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://blog.dnetprovider.id</link>
	<description>Internet Service Provider/ Wireless ISP @ Surabaya, Bali, Malang, and Lombok</description>
	<lastBuildDate>Tue, 25 Sep 2018 08:04:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.5.11</generator>
	<item>
		<title>3 Alasan Mengapa DREAMS Permudah Komunikasi Tim Anda</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/28/posts-3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/28/posts-3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Feb 2018 12:32:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Product Update]]></category>
		<category><![CDATA[e-marketing]]></category>
		<category><![CDATA[email marketing]]></category>
		<category><![CDATA[email marketing murah]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server murah]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi internal]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi tim]]></category>
		<category><![CDATA[newsletter marketing]]></category>
		<category><![CDATA[team messaging]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=6789</guid>

					<description><![CDATA[<p>Komunikasi yang baik antar tim dalam perusahaan baik itu sesama staff atau dengan atasan sangat diperlukan agar seluruh isi perusahaan berjalan sinkron dan mampu mewujudkan tujuan dan visi misi perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah media komunikasi yang mumpuni untuk seluruh kebutuhan komunikasi perusahaan. Media komunikasi seperti telepon dan email [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/28/posts-3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda/">3 Alasan Mengapa DREAMS Permudah Komunikasi Tim Anda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Komunikasi yang baik antar tim dalam perusahaan baik itu sesama staff atau dengan atasan sangat diperlukan agar seluruh isi perusahaan berjalan sinkron dan mampu mewujudkan tujuan dan visi misi perusahaan. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah media komunikasi yang mumpuni untuk seluruh kebutuhan komunikasi perusahaan.</p>
<p>Media komunikasi seperti telepon dan email merupakan media yang paling sering digunakan dalam komunikasi internal perusahaan. Namun ada satu media yang masih jarang tersentuh oleh kebanyakan organisasi yaitu media live chat.</p>
<p>DREAMS, sebuah <em>messaging</em> <em>solutions</em> oleh D~NET, selain mengutamakan keamanan dalam sebuah email server juga memperhatikan kepraktisan dalam sebuah komunikasi internal perusahaan. Dengan memberikan fitur <em>live chat</em> internal, Anda dapat berkomunikasi antar personal, dalam satu divisi, antar divisi hingga antar tim dengan mudah dan praktis.</p>
<p>Lupakan kekhawatiran Anda mengenai susahnya mengkonfigurasi database untuk membangun <em>live chat</em> internal perusahaan Anda sendiri yang tentunya membutuhkan waktu dan skill yang tinggi. Hanya dengan berlangganan DREAMS, Anda sudah langsung dapat menggunakan fitur yang sangat mempermudah dan memperlancar komunikasi Anda.</p>
<p><img loading="lazy" class=" wp-image-6791 alignnone" src="http://beta.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah.jpg" alt="" width="966" height="484" srcset="https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah.jpg 784w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah-300x150.jpg 300w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah-768x385.jpg 768w" sizes="(max-width: 966px) 100vw, 966px" /></p>
<p><strong>1. Menyederhanakan Komunikasi dalam Perusahaan</strong><br />
Dengan fitur chat, seluruh komunikasi perusahaan Anda dapat dibawa dalam satu platform yang mudah dan praktis digunakan. Anda dapat melibatkan pihak yang tepat atau seluruh staf dalam waktu yang tepat pula pada perusahaan Anda dalam satu percakapan yang sama yang mudah diakses dan diatur.</p>
<ul>
<li><em>Public Channel</em><br />
Saluran ini dapat digunakan untuk topik yang perlu melibatkan banyak orang misal seluruh staf dalam satu perusahaan. Dengan <em>Public Channel</em>, informasi umum yang penting dapat tersampaikan dengan mudah dan praktis</li>
<li><em>Private Channel</em><br />
Saluran ini dapat digunakan untuk pembicaraan yang lebih private seperti misalnya diskusi dalam satu divisi, atau diskusi pada satu tim proyek tertentu.</li>
<li><em>Thread Messages</em><br />
Memungkinkan Anda membentuk sebuah diskusi tersendiri mengenai pembahasan tertentu dalam percakapan pada suatu channel.</li>
<li><em>Direct Messages</em><br />
Dengan fitur berpesan <em>one-on-one</em>, menambahkan fleksibilitas seputar percakapan yang lebih terfokus.</li>
</ul>
<p>Selain itu, Anda dapat menggunakan fitur chat ini pada PC maupun gadget Anda dan tersedia pada Google Play store dan Apple App Store.</p>
<p><img loading="lazy" class=" wp-image-6792 alignnone" src="http://beta.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah1.jpg" alt="" width="968" height="485" srcset="https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah1.jpg 784w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah1-300x150.jpg 300w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda-tengah1-768x385.jpg 768w" sizes="(max-width: 968px) 100vw, 968px" /></p>
<p><strong>2. Mudah Mencari Informasi yang Dibutuhkan</strong><br />
Seluruh percakapan dan file yang telah dilakukan telah terarsip dan mudah dicari dengan menggunakan satu keyword penting yang Anda butuhkan. Hanya dengan 1 langkah, Anda dapat menemukan topik atau hasil diskusi penting yang diperlukan tanpa harus mengecek satu per satu. Selain itu, Anda juga dapat mencari percakaan yang me-mention ID Anda sehingga Anda tahu kapan dan dimana saja Anda dibutuhkan dalam sebuah pembahasan.</p>
<p>Anda juga dapat mengatur notifikasi yang ingin diterima misalnya seluruh percakapan pada sebuah channel atau Anda hanya ingin menerima notif apabila Anda di mention saja, dan pengaturan lainnya.</p>
<p><strong>3. Kemudahan Dalam Bekerja</strong><br />
Pertukaran <em>file</em> yang terarsip dan mudah dengan fitur <em>drag &amp; drop</em>. Mudah dikonfigurasi serta mampu diintegrasikan dengan berbagai aplikasi pihak ketiga yang membuat pekerjaan menjadi lebih mudah. Beberapa macam aplikasi yang terintegrasi meliputi : JIRA, Gitlab, Github, BitBucket, dll</p>
<p>Temukan segala keunggulan dan kemudahan dalam berkomunikasi menggunakan fitur live chat hanya cukup dengan berlangganan DREAMS. Dapatkan pula fitur-fitur unggulan DREAMS lainnya seperti <em>marketing tools e-newsletter</em> beserta analitiknya, <em>migration tools</em>, <em>mail grouping</em>, <em>Blacklist</em> dan <em>Whitelist</em>, dan lain sebagainya. Pelajari lebih lanjut tentang DREAMS <a href="http://dnetprovider.id/id/dreams.html">di sini</a>.</p>
<p>– <em>D~NET DREAMS &#8211; Beyond Messaging</em> –</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/28/posts-3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda/">3 Alasan Mengapa DREAMS Permudah Komunikasi Tim Anda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/28/posts-3-alasan-mengapa-dreams-permudah-komunikasi-tim-anda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Alasan Mengapa Membangun Email Server Itu Sulit</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2018 14:21:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tech Updates]]></category>
		<category><![CDATA[buat email server]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=6778</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam proses berbisnis terutama di era teknologi saat ini, akan sangat sulit terlepas dari media email dalam berkomunikasi. Bagi perusahaan yang telah mengelola website atau aplikasi dengan di bawah domainnya sendiri, tak jarang mereka berkeinginan juga untuk membuat email servernya sendiri untuk mengelola pesan elektronik yang masuk dan keluar dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/">Ini Alasan Mengapa Membangun Email Server Itu Sulit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam proses berbisnis terutama di era teknologi saat ini, akan sangat sulit terlepas dari media email dalam berkomunikasi. Bagi perusahaan yang telah mengelola website atau aplikasi dengan di bawah domainnya sendiri, tak jarang mereka berkeinginan juga untuk membuat email servernya sendiri untuk mengelola pesan elektronik yang masuk dan keluar dari domain tersebut.</p>
<p>Pada kenyataannya, menyiapkan dan merawat email server Anda sendiri merupakan hal yang cukup rumit dan menyita waktu, padahal sudah ada beberapa alternatif gratis yang sudah berkembang. Namun, kebanyakan perusahaan pasti menginginkan nilai dan kemudahan lebih untuk memperlancar proses bisnis, oleh karena itu banyak juga yang memilih layanan email berbayar.</p>
<p>Jika Anda masih penasaran apa saja yang dibutuhkan dalam membangun email server sendiri, simak penjelasannya berikut ini.</p>
<p><strong>Server Mail Sangat Kompleks</strong><br />
Dibutuhkan banyak komponen perangkat lunak dengan konfigurasi yang rumit untuk menjalankan berbagai fungsi tertentu yang saling berhubungan. Karena begitu banyak komponen yang perlu diperhatikan, email server bisa menjadi rumit dan sulit untuk disiapkan serta memakan banyak waktu.</p>
<p>Berikut adalah daftar komponen yang dibutuhkan pada email server:</p>
<p><em>1. Mail Transfer Agent</em><br />
MTA adalah komponen yang menangani lalu lintas <em>Simple Mail Transfer Protocol</em> (SMTP) dan bertanggungjawab untuk mengirim email dari pengguna ke MTA eksternal dan menerima email dari MTA eksternal.</p>
<pre><code>Contoh software MTA: Postfix, Exim, dan Sendmail.
</code></pre>
<p><em>2. Mail Delivery Agent</em><br />
<em>Mail Delivery Agent</em> atau yang bisasa juga disebur <em>Local Delivery Agent</em> (LDA), bertugas untuk menarik surat dari MTA dan memasukkannya ke kotak surat pengguna yang sesuai dari tujuan pengiriman.</p>
<p>Ada berbagai format kotak pesan, seperti mbox dan Maildir. Setiap MDA mendukung format kotak surat yang spesifik. Pilihan format kotak surat menentukan bagaimana pesan disimpan di server yang akan mempengaruhi penggunaan disk dan kinerja akses kotak pesan.</p>
<pre><code>Contoh perangkat lunak MDA: Postfix and Dovecot.
</code></pre>
<p><em>3. Server IMAP dan / atau POP3</em><br />
IMAP dan POP3 adalah protokol yang digunakan oleh email client untuk membaca dan mendapatkan email. Setiap protokol memiliki seluk beluk tersendiri. Perbedaan utam yang paling utama dari IMAP dan POP3 adalah sebagai berikut :</p>
<p>IMAP adalah protokol yang lebih kompleks yang memungkinkan terhubungnya beberapa email client kepada mailbox individu secara simultan atau terus menerus. Pesan email akan disalin ke email client, dan pesan asli dibiarkan di mail server. Di lain sisi, POP3 lebih sederhana, dimana sistem akan memindahkan pesan email ke komputer <em>mail client</em>, biasanya komputer lokal pengguna, secara <em>default</em>.</p>
<pre><code>Contoh perangkat lunak yang menyediakan fungsi server IMAP dan / atau POP3: Courier, Dovecot, Zimbra.

<img loading="lazy" class=" wp-image-6780 alignnone" src="http://beta.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah.jpg" alt="" width="976" height="489" srcset="https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah.jpg 784w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah-300x150.jpg 300w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah-768x385.jpg 768w" sizes="(max-width: 976px) 100vw, 976px" />
</code></pre>
<p><em>4. Filter Spam</em><br />
Tujuan adanya <em>Filter Spam</em> adalah untuk mengurangi jumlah <em>spam</em> atau <em>junk mail</em>, yang masuk ke <em>mailbox</em> pengguna. Filter dilakukan dengan menerapkan aturan deteksi <em>spam</em> &#8211; yang mempertimbangkan berbagai faktor seperti asal server yang mengirim pesan, konten pesan, dan sebagainya &#8211; ke <em>inbox</em>. Jika &#8220;<em>spam level</em>&#8221; pesan mencapai ambang batas tertentu, maka pesan tersebut akan ditandai dan diperlakukan sebagai <em>spam</em>.<code></code>Begitu pula dengan pengiriman email ke luar, filter spam dapat digunakan untuk mencegah pengguna tertentu untuk mengirimkan spam dari email server yang akhirnya akan mengurangi nilai bagi email server Anda.<code></code></p>
<p><em>5. Anti Virus</em><br />
Antivirus digunakan untuk mendeteksi virus, trojan, malware, dan ancaman lainnya di email yang masuk dan keluar. Hal ini dipelrlukan untuk meningkatkan keamanan bagi email server Anda.<code></code></p>
<p><em>6. Webmail</em><br />
<em>Webmail</em> pada dasarnya adalah <em>mail client</em> yang bisa diakses oleh pengguna melalui browser web &#8211; Gmail mungkin adalah contoh yang paling terkenal. Contoh perangkat lunak yang menyediakan fungsionalitas webmail: Roundcube dan Citadel.<code></code></p>
<p><em>7. Nama domain, DNS record, dan sertifikat SS<br />
</em>Disamping banyaknya komponen yang harus diperhatikan, masih ada tahap pemeliharaan meskipun Anda sudah selesai membangun email server sendiri. Ingin tahu selengkapnya ? <a href="http://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah?/">Baca di sini.</a></p>
<pre><code></code></pre>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/">Ini Alasan Mengapa Membangun Email Server Itu Sulit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Tahu Mengapa Membangun Email Server Itu Susah?</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2018 12:28:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tech Updates]]></category>
		<category><![CDATA[buat email server]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=6784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah kita membahas banyaknya komponen yang perlu diperhatikan dan dikonfigurasi untuk membangun email server pada artikel sebelumnya, selanjutnya kita akan membahas alasan lain mengapa membangun email server sendiri itu susah. Setelah email server telah kita buat, selanjutnya kita tidak semata-mata dapat lega dan meninggalkannya begitu saja. Dibutuhkan pemeliharaan yang cukup [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/">Ingin Tahu Mengapa Membangun Email Server Itu Susah?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kita membahas banyaknya komponen yang perlu diperhatikan dan dikonfigurasi untuk membangun email server pada <a href="http://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/">artikel sebelumnya</a>, selanjutnya kita akan membahas alasan lain mengapa membangun email server sendiri itu susah.</p>
<p>Setelah email server telah kita buat, selanjutnya kita tidak semata-mata dapat lega dan meninggalkannya begitu saja. Dibutuhkan pemeliharaan yang cukup memakan waktu dan bahkan membutuhkan resource yang cukup banyak bait tenaga dan biaya. Ada beberapa hal yang perlu dipelihara yang mungkin Anda sudah paham seperti misalnya menjaga aturan penyaringan spam dan antivirus Anda, dan menjaga semua komponen server email tetap <em>up-to-date</em>, namun ada beberapa hal lain yang mungkin belum Anda pikirkan.</p>
<p><strong>1. Menghindari Daftar Blacklist</strong><br />
Tantangan lain dalam pemeliharaan email server adalah menjaga server Anda dari berbagai <em>Blacklist</em>, juga dikenal sebagai daftar DNSBL, <em>blocklists</em>, atau <em>blackhole</em>. Daftar ini berisi alamat IP email server yang dilaporkan mengirim spam atau <em>junk mail</em> (atau karena memiliki data DNS yang tidak dikonfigurasi dengan benar). Banyak server email yang berlangganan satu atau beberapa daftar ini, dan mem- <em>filter</em> pesan masuk berdasarkan apakah email server pengirim pesan ada di dalam daftar tersebut. Jika server email Anda terdaftar, pesan yang Anda kirimkan mungkin akan difilter dan dibuang sebelum mencapai penerima yang dituju.</p>
<p>Jika email server Anda masuk dalam daftar <em>blacklist</em>, Anda dapat memperbaikinya dengan menganalisis alasan mengapa email server Anda terdaftar dan menyelesaikan masalahnya. Setelah itu, Anda harus mencari proses penghapusan daftar hitam untuk daftar tertentu dan ikuti langkah berikutnya.</p>
<p><strong>2. Pemecahan masalah yang kompleks dan memakan waktu</strong><br />
Dalam kemajuan teknologi ini email sudah kita anggap sebagai makanan kita sehari-hari dan seringkali kita lupa dan menyepelekan bahwa email merupakan sistem yang kompleks dan rumit. Misalnya, jika pesan terkirim dari sistem namun tidak diterima oleh pengguna yang dituju, kemana Anda akan menyelesaikan masalah ini?</p>
<p>Masalahnya bisa disebabkan oleh salah konfigurasi di salah satu dari begitu banyak komponen email server, seperti outgoing <em>spam filter</em> yang tidak disetel dengan baik, atau disebabkan dari masalah eksternal, seperti berada masuk ke daftar <em>blacklist</em>.</p>
<p><img loading="lazy" class=" wp-image-6786 alignnone" src="http://beta.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah.jpg" alt="" width="968" height="485" srcset="https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah.jpg 784w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah-300x150.jpg 300w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah-768x385.jpg 768w" sizes="(max-width: 968px) 100vw, 968px" /></p>
<p><strong>3. Pengamanan Server Email yang harus dilakukan terus menerus</strong><br />
Banyak pesan email yang dikirim ke web tidak terenkripsi. Saat ini, Google melaporkan 78% email yang keluar dari Gmail sudah dienkripsi dan hanya 58% pesan masuk yang terenkripsi.</p>
<p>Untuk memastikan privasi komunikasi Anda, Anda perlu menggunakan teknologi enkripsi dengan protokol dan kode yang tepercaya. Salah satu enkripsi yang banyak digunakan adalah <em>Pretty Good Privacy</em> (PGP). Sayangnya, mengonfigurasikan kode PGP dan menggunakannya sangat sulit dan tidak terjangkau pengguna biasa. Selain itu Anda hanya dapat menggunakan PGP dengan pengguna PGP lainnya yang sangat membatasi dalam penggunaanya sehingga Anda harus mengadopsi berbagai enkripsi lainnya.</p>
<p>Ada juga berbagai masalah keamanan fisik, kehandalan dan redundansi yang mungkin muncul. Misalnya, bagaimana jika ketika Anda bepergian dan listrik padam kemudian email server Anda tidak kembali menyala ? Bagaimana jika ada intervensi dari pihak ketiga yang masuk &#8211; apakah disk Anda dienkripsi? Seberapa aman jaringan WiFi Anda ?</p>
<p><em><strong>D~NET DREAMS hadir menawarkan Solusi.</strong></em><br />
Setelah Anda memahami betapa kompleks dan rumitnya untuk membangun email server sendiri, D~NET mampu memberikan solusi untuk masalah email Anda. Anda tidak perlu lagi repot memikirkan masalah daftar <em>blacklist</em>, keamanan email, spam dan sebagainya dan Anda dapat menggunakan email dengan nyaman dan mudah dengan <a href="http://dnetprovider.id/id/dreams.html">D~NET DREAMS</a>. D~NET DREAMS bukan hanya sekedar email server namun sebuah messaging solutions untuk semua kebutuhan komunikasi bisnis Anda. Dilengkapi dengan fitur <em>webmail</em>, <em>live chat</em> dengan tim atau personal, kalender, sistem <em>e-marketing</em> dengan <em>newsletter</em>, <em>blacklist</em> dan <em>whitelist</em>, <em>sender score</em> dan masih banyak lagi.</p>
<p>– <strong><em>D~NET DREAMS &#8211; Beyond Messaging</em></strong> –</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/">Ingin Tahu Mengapa Membangun Email Server Itu Susah?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Email Phishing dan Penanganannya Part 1</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/23/posts-email-phishing-dan-penanganannya-part-1/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/23/posts-email-phishing-dan-penanganannya-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2017 20:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips and Trick]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu phising]]></category>
		<category><![CDATA[email phising]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan email]]></category>
		<category><![CDATA[kendala email]]></category>
		<category><![CDATA[mail server]]></category>
		<category><![CDATA[menghindari phising]]></category>
		<category><![CDATA[solusi email aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=6589</guid>

					<description><![CDATA[<p>Istilah phishing sudah sering kita dengar dan sudah banyak pula korban yang terkena phishing. Kerugian yang dialami dapat bervariasi baik reputasi perusahaan maupun kerugian materi. Walaupun sudah banyak kasus yang terjadi, namun banyak orang yang belum memahami apa itu phishing dan belum menyadari berbagai jenis phishing yang ditemui dalam keseharian [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2017/10/23/posts-email-phishing-dan-penanganannya-part-1/">Email Phishing dan Penanganannya Part 1</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="isi-blog top20">
<p>Istilah <em>phishing</em> sudah sering kita dengar dan sudah banyak pula korban yang terkena <em>phishing</em>. Kerugian yang dialami dapat bervariasi baik reputasi perusahaan maupun kerugian materi. Walaupun sudah banyak kasus yang terjadi, namun banyak orang yang belum memahami apa itu <em>phishing</em> dan belum menyadari berbagai jenis <em>phishing</em> yang ditemui dalam keseharian pengguna internet.</p>
<p><em>Phishing</em> pada dasarnya adalah upaya untuk mendapatkan informasi penting dan rahasia seperti <em>username</em>, <em>password</em>, PIN, nomor rekening dan sebagainya dengan cara yang tidak sah dengan tujuan untuk mengambil keuntungan sendiri. Pada pembahasan kali ini akan dibahas berbagai macam phishing yang dilakukan para <em>hacker</em> melalui media email.</p>
<p>Teknik &#8211; teknik <em>Phishing</em> :</p>
<ol>
<li><strong><em>Email Spam</em></strong><br />
Dengan teknik ini, pelaku <em>phishing</em> akan mengirimkan email secara massal dengan harapan penerima email akan mengisi informasi pribadi mereka seperti <em>username</em> dan <em>password</em> atau PIN atas akun tertentu. Bentuk email dapat berupa link ke website yang menyerupai website resmi, file formulir data pada lampiran, dll. Untuk memancing pengguna memberikan informasinya, diberikan instruksi untuk melakukan update informasi atau verifikasi akun, atau akses ke layanan tertentu serta diberikan juga batas waktu agar pengguna terdesak untuk mengisi data.<em>Bagaimana mengatasinya ?</em><br />
Jangan mudah tertipu dengan email mencurigakan yang menggunakan logo dan tampilan yang mirip seperti email resmi, perhatikan link yang dikirimkan di dalam email atau aplikasi pesan singkat, dan pastikan terlebih dahulu URL yang tertera pada <em>browser</em> ketika membuka laman web sebelum memasukkan data pribadi baik <em>username</em> maupun <em>password</em>/ PIN Anda.</li>
<li><strong><em>Malware phishing</em></strong><br />
Teknik ini dilakukan dengan menggunakan Malware yang dikirimkan <em>phiser</em> melalui email yang berisi tautan (<em>link</em>) ataupun lampiran yang apabila dibuka, maka komputer pengguna dapat terserang virus atau bahkan diambil alih seluruhnya oleh <em>phiser</em>. Dengan teknik ini pengguna hanya perlu mengklik link atau membuka file lampiran dan seluruh informasi akun pengguna dapat dimanfaatkan oleh <em>phiser</em>.<em>Bagaimana mengatasinya ?</em><br />
Perhatikan alamat pengirim email dan jangan mudah membuka tautan atau mengunduh file lampiran apabila pengirim email tidak jelas asalnya.</li>
</ol>
<p>Ingin tahu lebih lanjut teknik <em>phising</em> lainnya ? <a href="https://blog.dnetprovider.id/2017/10/23/posts-email-phishing-dan-penanganannya-part-2/">Baca disini.</a></p>
</div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2017/10/23/posts-email-phishing-dan-penanganannya-part-1/">Email Phishing dan Penanganannya Part 1</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/23/posts-email-phishing-dan-penanganannya-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Aman Mengirim Email Part 2</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-2/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2017 05:14:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tech Updates]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan email]]></category>
		<category><![CDATA[kendala email]]></category>
		<category><![CDATA[mail server]]></category>
		<category><![CDATA[solusi email aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=6541</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah kita mengetahui dua kesalahan paling umum yang sering terjadi pada artikel sebelumnya, mari kita pahami beberapa kesalahan lain yang tak jarang tanpa sadar kita lakukan ketika menggunakan email. 3. Protokol Keamanan Apabila Anda mengimplementasikan otentikasi dengan username dan password, maka Anda juga harus memperhatikan protokol keamanan yang digunakan. Apabila kantor anda menggunakan koneksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-2/">Cara Aman Mengirim Email Part 2</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kita mengetahui dua kesalahan paling umum yang sering terjadi pada <a href="http://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/posts-cara-aman-mengirim-email-part-1/">artikel sebelumnya</a>, mari kita pahami beberapa kesalahan lain yang tak jarang tanpa sadar kita lakukan ketika menggunakan email.</p>
<p><strong>3. Protokol Keamanan</strong><br />
Apabila Anda mengimplementasikan otentikasi dengan <em>username</em> dan <em>password</em>, maka Anda juga harus memperhatikan protokol keamanan yang digunakan. Apabila kantor anda menggunakan koneksi WiFi, atau pengguna Anda sedang berada di mall menggunakan WiFi gratis, maka kemungkinan besar komunikasi pada laptop atau perangkat Anda bisa disadap oleh <em>hacker</em>.</p>
<p>Para <em>hacker</em> bisa mendapatkan username dan <em>password</em> mereka dan yang sering terjadi, <em>password</em>tersebut juga merupakan sandi untuk akun Facebook atau <em>Internet Banking</em> mereka. Untuk menghindari penyadapan ini, dibutuhkan adanya TLS / SSL. Hal ini memungkinkan komunikasi yang lebih aman antara <em>mail client</em> dan <em>mail server</em> karena data yang dikirimkan terenkripsi. <em>Email server</em> harus dikonfigurasi sedemikian rupa untuk memaksakan penggunaan TLS / SSL untuk semua pengguna.</p>
<p><strong>4. <em>Relay</em></strong><br />
Yang dimaksud dengan <em>relaying email</em> pada dasarnya adalah pengiriman email dari domain Anda (ex: <a class="vglnk" href="http://abc.com/" rel="nofollow">abc.com</a>) ke domain tujuan (ex: <a class="vglnk" href="http://def.com/" rel="nofollow">def.com</a>) melalui <em>email server</em> lainnya (ex: <a class="vglnk" href="http://ghi.com/" rel="nofollow">ghi.com</a>).</p>
<p><img loading="lazy" class="aligncenter wp-image-6542 size-full" src="http://beta.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/picture2.gif" alt="" width="800" height="400" /></p>
<p>Intinya, <em>relaying</em> adalah proses ketika Anda menggunakan <em>email server</em> milik orang lain untuk mengirimkan email. Anda harus selalu menggunakan <em>email server</em> yang terpercaya. Anda dapat menggunakan <em>email server</em> CPanel yang disediakan ISP asalkan layanan tersebut hanya tersedia bagi perusahaan Anda. Namun, pada kenyataannya, kebanyakan ISP memiliki <em>email server</em> umum (SMTP Servers) yang digunakan bersama dengan semua pengguna. <em>Email server</em> seperti ini disebut dengan <em>open relay server</em>. <em>Server</em> ini biasanya digunakan demi kenyamanan penggunanya dan seringkali tidak aman.</p>
<p>Dalam praktiknya, ada beberapa alasan khusus dimana pengguna membutuhkan <em>relay email</em>. Sebagai contoh yang sering ditemui yaitu ketika pegawai Anda sedang berada di luar kota dan ingin mengirimkan email dari <em>mail client</em> perusahaan Anda, namun karena alasan tertentu <em>email server</em>perusahaan Anda diblokir sehingga Anda memerlukan <em>relay email</em>.</p>
<p><em>Open relay</em> digunakan oleh <em>spammer</em> atau <em>malware</em> untuk mengirimkan email spam mereka. Kebanyakan ISP saat ini telah menutup sistem <em>open relay</em> dan bahkan mereka tidak menyediakan layanan email sama sekali. Apabila Anda mengembangkan <em>email server</em> Anda sendiri,pastikan bahwa <em>email server</em> Anda tidak menggunakan sistem <em>open relay</em>.</p>
<p><strong>5. Personal</strong><br />
Pada akhirnya email merupakan alat komunikasi untuk manusia. Sayangnya, terkadang manusia merupakan faktor terlemah dalam menjaga keamanan. Semakin aman sistem Anda, maka semakin tidak nyaman untuk digunakan bagi manusia.</p>
<p>Sebagai contoh, memiliki <em>password</em> dengan minimum 32 karakter akan sangan aman namun pengguna Anda harus mengingat <em>password</em> yang sangat panjang. Semakin pendek kata sandi yang digunakan semakin baik bagi pengguna namun sebagai resikonya, tingkat keamanannya sangat rendah. Sangat disayangkan bagaimana kebanyakan orang lebih mengutamakan kenyamanan sebelum keamanan dan menunggu sebuah masalah terjadi terlebih dahulu. Poin yang harus digarisbawahi adalah Anda harus dapat menyeimbangkan antara keamanan dan kenyamanan saat menggunakan email.</p>
<p>Sebagai kesimpulan berikut adalah tips yang perlu Anda lakukan demi keamanan Email :<br />
1. Gunakan otentikasi untuk server SMTP anda. Pengguna seharusnya tidak bisa mengirim email tanpa melakukan otentikasi terlebih dahulu.<br />
2. Gunakan port 587, bukan port 25, pada mail client anda untuk mengirimkan email<br />
3. Gunakan protokol keamanan SSL / TLS agar sandi pengguna tetap aman walaupun ketika menggunakan koneksi WiFi.<br />
4. Jangan pernah menggunakan server <em>open relay</em>, begitu pula jika Anda mengelola email server sendiri.<br />
5. Komunikasikan kepada pengguna dan publik Anda pentingnya sistem keamanan email.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-2/">Cara Aman Mengirim Email Part 2</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Aman Mengirim Email Part 1</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-1/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2017 03:04:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tech Updates]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan email]]></category>
		<category><![CDATA[kendala email]]></category>
		<category><![CDATA[mail server]]></category>
		<category><![CDATA[solusi email aman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=7</guid>

					<description><![CDATA[<p>Mengirim email mungkin merupakan hal yang sepele dan sangat sering Anda lakukan setiap harinya. Namun, sudahkah Anda melakukannya dengan cara yang benar ? Bagi Anda yang menggunakan mail client seperti Thunderbird, Microsoft Outlook, Apple Mail, atau client lain (non browser), maka Anda harus memastikan bahwa Anda mengirim email dengan cara yang aman. Menurut data [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-1/">Cara Aman Mengirim Email Part 1</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Mengirim email mungkin merupakan hal yang sepele dan sangat sering Anda lakukan setiap harinya. Namun, sudahkah Anda melakukannya dengan cara yang benar ?<br />
Bagi Anda yang menggunakan <em>mail client</em> seperti Thunderbird, Microsoft Outlook, Apple Mail, atau <em>client</em> lain (<em>non browser</em>), maka Anda harus memastikan bahwa Anda mengirim email dengan cara yang aman.</p>
<p>Menurut data statistik terbaru dari TrendMicro, Indonesia memiliki rating email spam yang tinggi yaitu hingga 90%. Hal ini berarti 90% dari peredaran email yang ada di jaringan internet Indonesia adalah email ‘sampah’ atau <em>junk email</em> (sumber: <a href="http://www.trendmicro.com.au/security-intelligence/current-threat-activity/global-spam-map/index.html">trendmicro.com</a>). Konsekuensi yang mungkin muncul cukup banyak. Tak hanya menghabiskan bandwidth internet Anda, tetapi juga hal ini juga meningkatkan potensi pemblokiran email dari Indonesia oleh provider besar seperti Gmail dan Yahoo hingga email server perusahaan yang lain. Hal ini tentu akan memberikan efek negatif pada bisnis Anda.</p>
<p><strong>Mengapa hal ini bisa terjadi ?</strong></p>
<p>Email sudah ada sejak lebih dari  30 tahun yang lalu dan bukan lagi merupakan sebuah teknologi yang baru. Saat email ditemukan, internet masih sangat kecil dengan jumlah pengguna yang sedikit dan kebanyakan tidak terbuka untuk publik umum. Sejalan dengan perkembangan internet, email menghadapi banyak masalah dengan memanfaatkan pondasi desainnya. Banyak pengembangan yang telah dilakukan untuk meningkatkan keamaanan email, namun pada kenyataannya, banyak perusahaan yang masih belum sadar akan pentingnya penerapaan <em>best practice</em> penggunaan email secara aman.</p>
<p>Solusi untuk keamaanan email sangat luas dan bervariasi serta kompleks. Sebagai langkah awal, tanyakan pada diri Anda, sudahkah Anda sudah mengkonfigurasi <em>mail client</em> dengan benar ? Berikut adalah beberapa kesalahan yang sering ditemui dalam konfigurasi <em>mail client</em> :</p>
<p><strong>1. Otentikasi</strong><br />
Mail server milik perusahaan yang biasanya dikelola oleh tim IT dari perusahaan tersebut ataupun yang disediakan oleh ISP seringkali dikonfigurasi tanpa adanya pengaturan sistem otentikasi untuk mengirim email. Protokol atau pengaturan ini disebut sebagai <em>SMTP Server Authentication</em> atau Otentikasi Server SMTP. <em>Mail Client</em> seharusnya tidak dapat mengirimkan email melalui SMTP perusahaan Anda tanpa melakukan otentikasi terlebih dahulu.</p>
<p>Apabila skala organisasi terlalu besar, terkadang lebih mudah untuk tidak menggunakan otentikasi sama sekali. Kalaupun ada, biasanya <em>username</em> dan <em>password</em> dibagikan dan dipakai bersama  dalam satu organisasi atau perusahaan. Resikonya adalah apabila salah satu komputer terkena sabotase seperti virus malware, maka seluruh perusahaan dapat terancam resiko. Selain itu, dengan alasan kemudahan, kata sandi yang digunakan seringkali pendek dan mudah ditebak.</p>
<p>Apa yang harus dilakukan ?<br />
&#8211; Aktifkan authentication pada email server Anda.<br />
&#8211; Jangan bagikan <em>username</em> dan <em>password</em> <em>email server</em> Anda.<br />
&#8211; Gunakan <em>password</em> yang kompleks dan tidak mudah ditebak.</p>
<p><strong>2. Kesalahan Penggunaan Port Pengiriman Email</strong><br />
Kesalahan yang sering terjadi adalah membiarkan <em>mail client</em> Anda mengirimkan email via SMTP (TCP connection port 25). Dulu SMTP port 25 memang digunakan untuk mengirim email baik dari <em>email server</em> ke <em>email server</em> maupun dari <em>mail client</em> ke <em>email server</em>. Namun saat ini, mekanisme tersebut sudah tidak benar. Untuk komunikasi dari <em>email server</em> ke <em>email server</em> seharusnya memang tidak memerlukan otentikasi. Namun untuk pengiriman email dari <em>mail client</em> ke <em>mail server</em> harus diotentikasi.</p>
<p>Menerapkan dua pengaturan yang berbeda pada 1 port sangatlah sulit. Oleh karena itu, standar saat ini adalah dengan menggunakan 2 port yang berbeda. SMTP Port 25 digunakan untuk komunikasi antar <em>mail server</em> dan port 587 untuk mengirim email dari <em>mail client</em> ke <em>mail server</em>. Dengan menggunakan port 587, aturan keamanan  yang lebih baik dapat diterapkan oleh pengguna seperti :<br />
&#8211; Pengaturan Otentikasi dapat diterapkan (<em>username</em> dan <em>password</em> atau lainnya)<br />
&#8211; Protokol keamanan seperti TSL dan SSL</p>
<p>Dari dua hal yang disebutkan diatas, Anda dapat memeriksa kembali apakah pengaturan email Anda sudah benar atau belum. Jangan lupa bahwa hal ini sangat penting untuk Anda perhatikan karena akibatnya bisa fatal.</p>
<p>Masih ingin tau kesalahan apa lagi yang biasa terjadi dalam pengaturan email ? <a href="http://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/posts-cara-aman-mengirim-email-part-2/">Baca disini.</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-1/">Cara Aman Mengirim Email Part 1</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2017/10/10/cara-aman-mengirim-email-part-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
