<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>cara membuat email server &#8211; Blog D~NET Provider</title>
	<atom:link href="https://blog.dnetprovider.id/tag/cara-membuat-email-server/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://blog.dnetprovider.id</link>
	<description>Internet Service Provider/ Wireless ISP @ Surabaya, Bali, Malang, and Lombok</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Feb 2018 14:21:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.5.11</generator>
	<item>
		<title>Ini Alasan Mengapa Membangun Email Server Itu Sulit</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2018 14:21:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tech Updates]]></category>
		<category><![CDATA[buat email server]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=6778</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam proses berbisnis terutama di era teknologi saat ini, akan sangat sulit terlepas dari media email dalam berkomunikasi. Bagi perusahaan yang telah mengelola website atau aplikasi dengan di bawah domainnya sendiri, tak jarang mereka berkeinginan juga untuk membuat email servernya sendiri untuk mengelola pesan elektronik yang masuk dan keluar dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/">Ini Alasan Mengapa Membangun Email Server Itu Sulit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam proses berbisnis terutama di era teknologi saat ini, akan sangat sulit terlepas dari media email dalam berkomunikasi. Bagi perusahaan yang telah mengelola website atau aplikasi dengan di bawah domainnya sendiri, tak jarang mereka berkeinginan juga untuk membuat email servernya sendiri untuk mengelola pesan elektronik yang masuk dan keluar dari domain tersebut.</p>
<p>Pada kenyataannya, menyiapkan dan merawat email server Anda sendiri merupakan hal yang cukup rumit dan menyita waktu, padahal sudah ada beberapa alternatif gratis yang sudah berkembang. Namun, kebanyakan perusahaan pasti menginginkan nilai dan kemudahan lebih untuk memperlancar proses bisnis, oleh karena itu banyak juga yang memilih layanan email berbayar.</p>
<p>Jika Anda masih penasaran apa saja yang dibutuhkan dalam membangun email server sendiri, simak penjelasannya berikut ini.</p>
<p><strong>Server Mail Sangat Kompleks</strong><br />
Dibutuhkan banyak komponen perangkat lunak dengan konfigurasi yang rumit untuk menjalankan berbagai fungsi tertentu yang saling berhubungan. Karena begitu banyak komponen yang perlu diperhatikan, email server bisa menjadi rumit dan sulit untuk disiapkan serta memakan banyak waktu.</p>
<p>Berikut adalah daftar komponen yang dibutuhkan pada email server:</p>
<p><em>1. Mail Transfer Agent</em><br />
MTA adalah komponen yang menangani lalu lintas <em>Simple Mail Transfer Protocol</em> (SMTP) dan bertanggungjawab untuk mengirim email dari pengguna ke MTA eksternal dan menerima email dari MTA eksternal.</p>
<pre><code>Contoh software MTA: Postfix, Exim, dan Sendmail.
</code></pre>
<p><em>2. Mail Delivery Agent</em><br />
<em>Mail Delivery Agent</em> atau yang bisasa juga disebur <em>Local Delivery Agent</em> (LDA), bertugas untuk menarik surat dari MTA dan memasukkannya ke kotak surat pengguna yang sesuai dari tujuan pengiriman.</p>
<p>Ada berbagai format kotak pesan, seperti mbox dan Maildir. Setiap MDA mendukung format kotak surat yang spesifik. Pilihan format kotak surat menentukan bagaimana pesan disimpan di server yang akan mempengaruhi penggunaan disk dan kinerja akses kotak pesan.</p>
<pre><code>Contoh perangkat lunak MDA: Postfix and Dovecot.
</code></pre>
<p><em>3. Server IMAP dan / atau POP3</em><br />
IMAP dan POP3 adalah protokol yang digunakan oleh email client untuk membaca dan mendapatkan email. Setiap protokol memiliki seluk beluk tersendiri. Perbedaan utam yang paling utama dari IMAP dan POP3 adalah sebagai berikut :</p>
<p>IMAP adalah protokol yang lebih kompleks yang memungkinkan terhubungnya beberapa email client kepada mailbox individu secara simultan atau terus menerus. Pesan email akan disalin ke email client, dan pesan asli dibiarkan di mail server. Di lain sisi, POP3 lebih sederhana, dimana sistem akan memindahkan pesan email ke komputer <em>mail client</em>, biasanya komputer lokal pengguna, secara <em>default</em>.</p>
<pre><code>Contoh perangkat lunak yang menyediakan fungsi server IMAP dan / atau POP3: Courier, Dovecot, Zimbra.

<img loading="lazy" class=" wp-image-6780 alignnone" src="http://beta.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah.jpg" alt="" width="976" height="489" srcset="https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah.jpg 784w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah-300x150.jpg 300w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit-tengah-768x385.jpg 768w" sizes="(max-width: 976px) 100vw, 976px" />
</code></pre>
<p><em>4. Filter Spam</em><br />
Tujuan adanya <em>Filter Spam</em> adalah untuk mengurangi jumlah <em>spam</em> atau <em>junk mail</em>, yang masuk ke <em>mailbox</em> pengguna. Filter dilakukan dengan menerapkan aturan deteksi <em>spam</em> &#8211; yang mempertimbangkan berbagai faktor seperti asal server yang mengirim pesan, konten pesan, dan sebagainya &#8211; ke <em>inbox</em>. Jika &#8220;<em>spam level</em>&#8221; pesan mencapai ambang batas tertentu, maka pesan tersebut akan ditandai dan diperlakukan sebagai <em>spam</em>.<code></code>Begitu pula dengan pengiriman email ke luar, filter spam dapat digunakan untuk mencegah pengguna tertentu untuk mengirimkan spam dari email server yang akhirnya akan mengurangi nilai bagi email server Anda.<code></code></p>
<p><em>5. Anti Virus</em><br />
Antivirus digunakan untuk mendeteksi virus, trojan, malware, dan ancaman lainnya di email yang masuk dan keluar. Hal ini dipelrlukan untuk meningkatkan keamanan bagi email server Anda.<code></code></p>
<p><em>6. Webmail</em><br />
<em>Webmail</em> pada dasarnya adalah <em>mail client</em> yang bisa diakses oleh pengguna melalui browser web &#8211; Gmail mungkin adalah contoh yang paling terkenal. Contoh perangkat lunak yang menyediakan fungsionalitas webmail: Roundcube dan Citadel.<code></code></p>
<p><em>7. Nama domain, DNS record, dan sertifikat SS<br />
</em>Disamping banyaknya komponen yang harus diperhatikan, masih ada tahap pemeliharaan meskipun Anda sudah selesai membangun email server sendiri. Ingin tahu selengkapnya ? <a href="http://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah?/">Baca di sini.</a></p>
<pre><code></code></pre>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/">Ini Alasan Mengapa Membangun Email Server Itu Sulit</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ingin Tahu Mengapa Membangun Email Server Itu Susah?</title>
		<link>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/</link>
					<comments>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Patricia Adheline]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Feb 2018 12:28:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tech Updates]]></category>
		<category><![CDATA[buat email server]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server]]></category>
		<category><![CDATA[email server murah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://202.148.6.210/?p=6784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah kita membahas banyaknya komponen yang perlu diperhatikan dan dikonfigurasi untuk membangun email server pada artikel sebelumnya, selanjutnya kita akan membahas alasan lain mengapa membangun email server sendiri itu susah. Setelah email server telah kita buat, selanjutnya kita tidak semata-mata dapat lega dan meninggalkannya begitu saja. Dibutuhkan pemeliharaan yang cukup [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/">Ingin Tahu Mengapa Membangun Email Server Itu Susah?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kita membahas banyaknya komponen yang perlu diperhatikan dan dikonfigurasi untuk membangun email server pada <a href="http://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ini-alasan-mengapa-membangun-email-server-itu-sulit/">artikel sebelumnya</a>, selanjutnya kita akan membahas alasan lain mengapa membangun email server sendiri itu susah.</p>
<p>Setelah email server telah kita buat, selanjutnya kita tidak semata-mata dapat lega dan meninggalkannya begitu saja. Dibutuhkan pemeliharaan yang cukup memakan waktu dan bahkan membutuhkan resource yang cukup banyak bait tenaga dan biaya. Ada beberapa hal yang perlu dipelihara yang mungkin Anda sudah paham seperti misalnya menjaga aturan penyaringan spam dan antivirus Anda, dan menjaga semua komponen server email tetap <em>up-to-date</em>, namun ada beberapa hal lain yang mungkin belum Anda pikirkan.</p>
<p><strong>1. Menghindari Daftar Blacklist</strong><br />
Tantangan lain dalam pemeliharaan email server adalah menjaga server Anda dari berbagai <em>Blacklist</em>, juga dikenal sebagai daftar DNSBL, <em>blocklists</em>, atau <em>blackhole</em>. Daftar ini berisi alamat IP email server yang dilaporkan mengirim spam atau <em>junk mail</em> (atau karena memiliki data DNS yang tidak dikonfigurasi dengan benar). Banyak server email yang berlangganan satu atau beberapa daftar ini, dan mem- <em>filter</em> pesan masuk berdasarkan apakah email server pengirim pesan ada di dalam daftar tersebut. Jika server email Anda terdaftar, pesan yang Anda kirimkan mungkin akan difilter dan dibuang sebelum mencapai penerima yang dituju.</p>
<p>Jika email server Anda masuk dalam daftar <em>blacklist</em>, Anda dapat memperbaikinya dengan menganalisis alasan mengapa email server Anda terdaftar dan menyelesaikan masalahnya. Setelah itu, Anda harus mencari proses penghapusan daftar hitam untuk daftar tertentu dan ikuti langkah berikutnya.</p>
<p><strong>2. Pemecahan masalah yang kompleks dan memakan waktu</strong><br />
Dalam kemajuan teknologi ini email sudah kita anggap sebagai makanan kita sehari-hari dan seringkali kita lupa dan menyepelekan bahwa email merupakan sistem yang kompleks dan rumit. Misalnya, jika pesan terkirim dari sistem namun tidak diterima oleh pengguna yang dituju, kemana Anda akan menyelesaikan masalah ini?</p>
<p>Masalahnya bisa disebabkan oleh salah konfigurasi di salah satu dari begitu banyak komponen email server, seperti outgoing <em>spam filter</em> yang tidak disetel dengan baik, atau disebabkan dari masalah eksternal, seperti berada masuk ke daftar <em>blacklist</em>.</p>
<p><img loading="lazy" class=" wp-image-6786 alignnone" src="http://beta.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah.jpg" alt="" width="968" height="485" srcset="https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah.jpg 784w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah-300x150.jpg 300w, https://blog.dnetprovider.id/wp-content/uploads/2018/08/ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah-tengah-768x385.jpg 768w" sizes="(max-width: 968px) 100vw, 968px" /></p>
<p><strong>3. Pengamanan Server Email yang harus dilakukan terus menerus</strong><br />
Banyak pesan email yang dikirim ke web tidak terenkripsi. Saat ini, Google melaporkan 78% email yang keluar dari Gmail sudah dienkripsi dan hanya 58% pesan masuk yang terenkripsi.</p>
<p>Untuk memastikan privasi komunikasi Anda, Anda perlu menggunakan teknologi enkripsi dengan protokol dan kode yang tepercaya. Salah satu enkripsi yang banyak digunakan adalah <em>Pretty Good Privacy</em> (PGP). Sayangnya, mengonfigurasikan kode PGP dan menggunakannya sangat sulit dan tidak terjangkau pengguna biasa. Selain itu Anda hanya dapat menggunakan PGP dengan pengguna PGP lainnya yang sangat membatasi dalam penggunaanya sehingga Anda harus mengadopsi berbagai enkripsi lainnya.</p>
<p>Ada juga berbagai masalah keamanan fisik, kehandalan dan redundansi yang mungkin muncul. Misalnya, bagaimana jika ketika Anda bepergian dan listrik padam kemudian email server Anda tidak kembali menyala ? Bagaimana jika ada intervensi dari pihak ketiga yang masuk &#8211; apakah disk Anda dienkripsi? Seberapa aman jaringan WiFi Anda ?</p>
<p><em><strong>D~NET DREAMS hadir menawarkan Solusi.</strong></em><br />
Setelah Anda memahami betapa kompleks dan rumitnya untuk membangun email server sendiri, D~NET mampu memberikan solusi untuk masalah email Anda. Anda tidak perlu lagi repot memikirkan masalah daftar <em>blacklist</em>, keamanan email, spam dan sebagainya dan Anda dapat menggunakan email dengan nyaman dan mudah dengan <a href="http://dnetprovider.id/id/dreams.html">D~NET DREAMS</a>. D~NET DREAMS bukan hanya sekedar email server namun sebuah messaging solutions untuk semua kebutuhan komunikasi bisnis Anda. Dilengkapi dengan fitur <em>webmail</em>, <em>live chat</em> dengan tim atau personal, kalender, sistem <em>e-marketing</em> dengan <em>newsletter</em>, <em>blacklist</em> dan <em>whitelist</em>, <em>sender score</em> dan masih banyak lagi.</p>
<p>– <strong><em>D~NET DREAMS &#8211; Beyond Messaging</em></strong> –</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/">Ingin Tahu Mengapa Membangun Email Server Itu Susah?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://blog.dnetprovider.id">Blog D~NET Provider</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://blog.dnetprovider.id/2018/02/26/posts-ingin-tahu-mengapa-membangun-email-server-itu-susah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
